Mahasiswa KKN UMB Sulap Urine Sapi jadi Pupuk Cair

Urine sapi atau biasa kita dengar yaitu kencing sapi yang dianggap sebagai limbah berbau tidak sedap, menjijikan bahkan dianggap tidak berguna dan terbuang percuma. Namun siapa sangka, kotoran hewan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Ya inilah yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bengkulu bernama sunarni di Desa Air Sulau berhasil memanfaatkan urine sapi menjadi pupuk organik cair. Urine sapi yang selama ini dianggap limbah dan tidak bernilai, disulap menjadi pupuk cair yang kualitasnya dapat diandalkan menggantikan pupuk kimia.

“Saya melihat di Desa ini mempunyai potensi pengembangan ternak sapi. Selama ini urine sapi hanya dibuang begitu saja. Dan pada momentum ini waktu yang tepat untuk mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan urine sapi guna pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi sebagai bahan POC yang menjadi upaya peningkatan pendapatan Masyarakat khususnya di Desa Air Sulau Bengkulu Selatan” ungkap sunarni mahasiswa KKN

Agak sedikit aneh jika didengar, bagaimana tidak kotoran urine sapi kok bisa dibuat menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Ya inilah kenyataannya urine sapi disulap jadi POC, dengan pengolahan yang sederhana, urine sapi ini dapat diubah menjadi pupuk cair yang nilainya lebih tinggi.

Diceritakan, pembuatan pupuk cair ini dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Teknologi pembuatan pupuk cair berbahan dasar urine tergolong mudah, murah, serta memberi banyak manfaat. Pupuk ini dibuat dengan bahan dasar seperti urine sapi 5 L, Air kelapa 5 L, Biang buatan sendiri pengganti em4, Air leri/air cucian beras 5 L, Gula Merah 1 Kg, Dekomposer dari nasi setengah masak.

“Masukkan semua bahan yang telah tercampur dengan urine, kemudian tambahkan molases (gulam merah), dan dekomposer. Kemudian tutup rapat. Pada proses fermentasi ini, buka tutup wadah sehari sekali untuk membuang gas yang dihasilkan di dalam wadah atau jerigen (Pasang aperator agar gas dalam proses fermentasi tersebut tidak berlebihan),” Ungkapnya

“Manfaat dari pupuk cair ini, selain meningkatkan kesuburan tanah juga meningkatkan hasil panen ; termasuk rasa, kandungan gizi dan jumlah panen,” kata dia.